Kunci Kebahagiaan

love-happiness-girl-heart-valentines-1920x1200

Tahukan kamu apa sebenarnya kunci kebahagiaan itu?

Sebagian besar orang saat ditanya apa tujuan dari hidupnya, maka dia akan menjawab tujuan hidup adalah mencari kebahagiaan. Tapi tahukan kamu apa sejatinya kebahagiaan itu dan bagaimana kita bisa selalu merasa bahagia dengan segala yang kita punya. Karena terkadang saat orang lain merasa kita punya segala sesuatu yang bisa membuat kita selalu bahagia, kita sendiri merasa kita belum bahagia. Kita masih ingin mengejar kebahagiaan-kebahagiaan lain yang belum kita dapatkan.

Pertama yang harus kita sadari adalah apa-apa yang menurut kita bisa membuat kita bahagia ternyata itu semua hanya bisa menghadirkan kebahagiaan semu. Mungkin kita akan bahagia saat kita punya banyak uang, kita punya orang-orang yang selalu menyayangi kita, kita bahagia saat kita dipromosikan naik jabatan dan sebagainya. Tapi semua itu hanya sementara, kita akan merasa kehilangan kebahagiaan itu saat kita merasa kekurangan. Saat uang yang kita punya hanya sedikit, saat orang yang kita sayangi pergi meninggalkan kita, maka kita akan tidak merasa bahagia.

Lalu bagaimana cara kita untuk mendapatkan kebahagiaan yang sejati, yang tidak akan luntur karena hal-hal sepele? Ya. Tentu saja.. semua orang tahu. Jawabannya adalah dengan bersyukur. Bersyukur kepada Allah atas segala yang kita punya dan merasa cukup atas semua itu adalah kunci mendapatkan kebahagiaan sejati. Dimana kita akan merasa apa yang kita punya membuat kita merasa bahagia bagaimanapun keadaannya.

Tapi ternyata untuk mencapai hal itu, ternyata butuh kesadaran nurani yang amat dalam dan tak tergoyahkan (hehe..bahasanya tinggi sekali).

Dan ternyata, ada hal yang begitu simpel yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan kebahagiaan yang sejati tanpa harus berusaha begitu keras. Apa itu?

Seseorang pernah berkata kepada saya “kunci kebahagiaan itu adalah jangan menggantungkan kebahagiaan kita kepada orang lain atau hal apapun”. Kita boleh saja bahagia karena orang lain, karena materi yang melimpah, tapi jangan sekali-kali menggantungkan kebahagiaan itu kepada apapun karena sejatinya, kebahagiaan itu ada pada diri kita sendiri. Ya, kita akan mendapatkan kebahagiaan yang sejati saat kita menyadari bahwa kita tisak menggantungkan kebahagiaan kita kepada siapapun atau apapun melainkan diri kita sendiri. Terus, bagaimana kita bisa melakukannya?

Saya melalui proses yang cukup panjang sampai akhirnya menyadari hal itu. Pernahkan kita merasa melalui hari yang begitu menyebalkan, merasa begitu kesal kepada seseorang dan membuat kita naik pitam hingga kita ingin marah-marah dan memaki-maki? Saat itulah kita merasa kebahagiaan lenyap dari hati kita, atau setidaknya tersisih sementara. Lalu bagaimana kita mengembalikan kebahagiaan itu agar hati kita selalu tenang dan nyaman dan dapat melalui hari-hari kita dengan bahagia? Caranya adalah kita harus menyadari bahwa semua hal itu tidak akan mempengaruhi kebahagiaan kita karena yang menentukan kita bahagia adalah diri kita sendiri. Buang segala perasaan tidak menyenangkan dan bahagialah karena diri kita sendiri. Dengan merasa bahwa hal-hal buruk itu tidak akan mempengaruhi kebahagiaan kita, maka kebahagiaan itu akan muncul lagi dalam diri kita. Ibarat kebahagiaan itu adalah matahari di hati kita, jika dia tertutup awan kelabu, saat kita merasa awan itu tidak dapat menghalangi sinar matahari, maka awan itu akan memudar dengan sendirinya dan matahari akan kembali bersinar memenuhi hati kita dengan kebahagiaan bahkan tanpa suatu alasan apapun. Dan saat kita bisa melakukan itu semua, maka tidak ada satu hal pun yang bisa menghalangi hati kita untuk merasa bahagia.

Jadi, siapkan kamu untuk selalu bahagia?

~ oleh ratnasetiyawan pada Oktober 17, 2014.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: